Segera Atasi Jika Terjadi Kebocoran Bisnis Pada Penjualan Tas Wanita

Kalau ada atap yang bocor dan air menggenang di lantai, apa yang kemungkinan akan anda lakukan? Biasanya, secara reflex kita langsung pel lantai tesebut, supaya lantainya kembali kering. Faktanya yang menyebabkan bocor itu bukan lantainya, tapi atapnya. Tapi kenapa kita sering lupa membenarkan atapnya? Nah, dalam bisnis penjualan tas wanita juga sama. Pas ada kebocoran bisnis, seringkali kita salah kaprah dan salah langkah. Bahkan makin parah. Ketika omzet turun yang difokuskan biasanya omzetnya. Jarang sekali fokus pada aktivitas yang bisa naikan omzet.

Ketika hutang banyak tidak bisa bayar, yang  anda fokuskan biasanya masalahnya. Jarang sekali fokus pada peluang untuk melunasinnya. Ketika piutang diluar banyak, tak tertagih, yang anda salahkan orang yang anda hutangin. Jarang sekali mencoba untuk mengerti dan bantu mereka. Ketika stok barang anda numpuk, yang anda lakukan cuma mengeluh dan menyalahkan kompetitor. Jarang sekali coba terus berjuang jualan. Semua kebocoran bisnis penjualan ini bukan kesalahan orang lain. Semuanya disebabkan oleh anda sebagai pebisnis reseller dan jangan salahkan orang lain.

Pas atap bocor, ada air, anda lap air tersebut lantai kembali kering. Hujan lagi, bocor lagi. Ada air lagi. Gitu lagi. Pas bisnis bocor, ada masalah, anda selesaikan teknis-teknisnya. Lupa membenarkan ‘atap’ nya. Atap = Anda. Jadi, kalau terjadi kebocoran bisnis, jangan pernah salahkan orang lain kecuali diri anda sendiri. Take ownership terhadap masalah bisnis penjualan tas wanita anda. Lantas bagaimana caranya supaya tidak terjadi  kebocoran bisnis? Pertama, cintai partner dan pelanggan anda. Kedua, kuasai cashflow. Omzet, profit, dan prestasi bisnis yang menggerakkan itu siapa? Kalau jawabannya robot ya salah. Itu adalah anda dan partner anda.

Semakin kuat dan hebat partner yang membentuk team anda, semakin kecil kemungkinan terjadi kebocoran bisnis. Kedua, supaya tidak terjadi kebocoran bisnis anda harus faham ilmu cashflow. Karena cashflow ini penentu bagus tidaknya suatu bisnis. Begini, kalau cash bisnis anda lebih besar dari profit, anda aman. Tak ada masalah dalam bisnis anda. Profit < Cash = Aman. Kalau anda menemukan bahwa cash bisnis anda sama dengan profitnya, ini masih aman. Walaupun anda harus hati-hati. Profit = Cash = Hati-hati. Kalau anda menemukan cash bisnis anda lebih kecil dari profit nya, ini bocor. Ada masalah yang harus diselesaikan. Profit > Cash = Bocor.

Kalau sudah terjadi kebocoran bisnis dan anda tidak sadar tentang itu, siap-siap saja bisnisnya bangkrut dalam waktu dekat. Cara sederhana mengecek kebocoran bisnis kalau bisnis anda profitable, tapi pas giliran anda butuh uangnya, uangnya tidak ada. Kalau setiap anda butuh uang hasil bisnis tapi tidak ada terus-terusan, buat apa anda bisnis? Kalau cuma menghabiskan uang  tanpa menghasilkan uang. Jadi intinya, segera perbaiki jika terjadi kebocoran dalam bisnis penjualan tasnya.

Pergi Ke Pusat Belanja Grosir

Beberapa kota besar di Indonesia biasanya memiliki pusat belanja grosir yang menjual berbagai produk termasuk tas. Bagi anda yang tinggal di Jakarta, anda bisa mengunjungi ITC Mangga Dua, pasar Tanah Abang, pasar Senen, dan lain-lain. Sedangkan di Bandung, tas grosir untuk bisnis dropship bisa anda temukan di pasar Baru, pasar Andir, dan pasar Kota Kembang. Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia juga tidak ketinggalan. Kebanyakan orang yang berbelanja di pusat belanja murah Surabaya datang dari pulau Bali. Mereka sengaja datang ke kota ini untuk mencari produk untuk di jual kembali.

Bergabung Dengan Anemone

Kabar gembiranya adalah, anda bisa bergabung dengan Anemone tanpa harus menyimpna deposit atau membeli dengan jumlah tertentu. Begitu anda mendaftar menjadi dropshipper mereka, anda langsung bisa mendapatkan harga tas yang lebih murah dari harga normal. Siapakah Anemone ini? Mereka adalah perusahaan supplier tas tangan pertama yang menawarkan harga termurah. Pengalaman mereka dalam hal dropship tidak perlu diragukan lagi. Untuk pendaftaran, bisa menghubungi nomor dibawah ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*