Jangan Biarkan Calon Pelanggan Tas Korea Berkata Tidak

Rata-rata kaum wanita di Indonesia meyukai drama korea, baik remaja ataupun dewasa pasti tidak pernah ketinggalan untuk menontonnya. Melihat data tersebut, ini merupakan kesempatan bagi pebisnis tas korea untuk menargetkan kaum wanita yang menyukai drama korea. Itulah kenapa tas korea tidak pernah sepi pembeli. Bagi para penjual, hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana caranya agar pelanggan mau membeli tas korea anda. mengingat banyak juga yang menjual produk yang sama.

Salah satu caranya anda perhatikan dari segi proses penawarannya. Walaupun pelanggan itu menyukai produknya tapi belum tentu menyukai penjualnya. Tapi kalau menyukai cara berjualannya sudah pasti tertarik dengan produknya. Untuk mewujudkan hal ini, buatlah pelanggan untuk tidak pernah berkata Tidak. Inilah kuncinya, “Jangan pernah biarkan calon pembeli berkata: TIDAK!” Kenapa demikian? Ya jika berkata tidak, berarti tidak jadi membeli produk anda. Simaklah contoh percakapan dibawah ini.

Contoh… Anda: “Bagaimana mba Dini, jadi beli bukunya nggak?” Pelanggan: “Oh, nggak jadi mas…” Anda: “Oh…..” *LapKeringat. Saya menyaksikan banyak sekali para penjual yang ketika menjual produknya menggunakan pertanyaan serupa seperti contoh di atas. Saya yakin, kebanyakan orang akan menjawab NGGAK!! Kenapa demikian? Karena pertanyaan yang digunakan SALAH! “Jawaban pelanggan tergantung pertanyaan si penjual”. Pertanyaan tersebut secara tidak langsung memberikan sinyal kepada calon pembeli untuk berkata “TIDAK”. Apalagi pertanyaan tersebut terlontar sebelum adanya kedekatan antara calon pembeli dan si penjual.

Lalu, bagaimana seharusnya? Gunakanlah teknik “Pertanyaan pilihan” saat anda ingin melakukan closing. Misalnya… ”Mau yang buku #TembusOmset100JutaModalBlackBerry atau #30HariJagoJualan ?” “Mau transfer ke Mandiri atau BCA?” “Lebih suka kitab kuning atau merah?” “Mau dikirim hari ini atau besok?” “Mau dikirim atau diambil?” “Mau dikirim ke rumah atau ke kantor?” “Mau beli 1 atau 2 mba?” “Mau paket # OmsetMeroket atau paket # DijaminLaris ?” dan lain-lain.

Coba anda perhatikan, dari contoh-contoh diatas, adakah celah bagi pelanggan untuk berkata “TIDAK” dan menolak untuk membeli produk anda? Jawabannya: TIDAK! Namun yang mesti diperhatikan, teknik ini hanya boleh dilakukan jika anda sudah benar-benar melakukan PDKT dengan calon pembeli dan mengetahui apa yang menjadi kebutuhan, keinginan, atau permasalahan mereka. Ingat, jangan gunakan teknik ini terlalu cepat saat anda berjualan sebelum PDKT, kecuali anda sudah melakukan edukasi sebelumnya di jauh-jauh hari. Jadi, bagaimana pertanyaan pilihan yang sudah anda coba?

Pergi Ke Pusat Belanja Grosir

Beberapa kota besar di Indonesia biasanya memiliki pusat belanja grosir yang menjual berbagai produk termasuk tas. Bagi anda yang tinggal di Jakarta, anda bisa mengunjungi ITC Mangga Dua, pasar Tanah Abang, pasar Senen, dan lain-lain. Sedangkan di Bandung, tas grosir untuk bisnis dropship bisa anda temukan di pasar Baru, pasar Andir, dan pasar Kota Kembang. Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia juga tidak ketinggalan. Kebanyakan orang yang berbelanja di pusat belanja murah Surabaya datang dari pulau Bali. Mereka sengaja datang ke kota ini untuk mencari produk untuk di jual kembali.

Bergabung Dengan Anemone

Kabar gembiranya adalah, anda bisa bergabung dengan Anemone tanpa harus menyimpna deposit atau membeli dengan jumlah tertentu. Begitu anda mendaftar menjadi dropshipper mereka, anda langsung bisa mendapatkan harga tas yang lebih murah dari harga normal. Siapakah Anemone ini? Mereka adalah perusahaan supplier tas tangan pertama yang menawarkan harga termurah. Pengalaman mereka dalam hal dropship tidak perlu diragukan lagi. Untuk pendaftaran, bisa menghubungi nomor dibawah ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*