10 Tips Closing Tas Branded Lewat BBM yang Membuat Anda Percaya Diri

Perlu konversi penjualan tas branded yang berkali-kali lipat agar bisnis anda bisa dikatakan maju. Maka perhatikanlah proses negosiasinya. Dalam setiap negosiasi, yang paling penting itu closing. Closing itu apa? Closing itu deal. Konsumen tanya-tanya, bilang tertarik, dsb belum tentu akhirnya dia beli. Padahal, akhir yang anda harapkan adalah pembelian. Nah, Berikut 1o tips closing lewat BBM yang akan membuat anda percaya diri.

  1. Hindari memberi informasi harga terlalu cepat. Gali dulu kebutuhan dan keinginan konsumen. Caranya gimana? Coba bilang begini. “Sebelum anda mendiskusikan harga, saya harus memastikan bahwa produk ini tepat untuk anda. Boleh?” “Sebelum itu, saya mau tanya beberapa hal dulu, supaya lebih enak ngasih solusinya..”
  2. Jangan sampai salah bicara: sebutlah produk tas branded sebagai produk yang tidak mahal. Jangan sebut tas branded sebagai produk yang murah. Kesannya tentu akan berbeda.
  3. Tidak bukan berarti Tidak! Ketika calon pembeli anda berkata Tidak, Ngga, atau sejenisnya, anda harus bisa menggali lebih dalam. Bisa jadi, setelah diselidiki, sebenarnya dia minat, tapi : Tidak hari ini, tidak dengan harga segitu, tidak dengan jumlah segitu, tidak kalau warna itu, Dsb.
  4. Ada, Bisa, Boleh. 3 Kata ini ciri khas penjual yang hebat!

Mereka tanya kepada anda, “Ada model yang lain?” Jawab dulu, ADA… walaupun misalnya tipe itu sebenarnnya sudah habis. Katakanlah “ada, tapi sekarang stoknya sudah habis. Karena banyak yang pesan. “Bisa dikirim hari ini barangnya?” Jawabannya, BISA… “saya akan usahakan.. semoga bisa dikirim hari ini. Akan saya konfirmasi sebentar…” “Boleh minta rincian produknya dulu?” jawabannya.. BOLEH… Anda jelaskan dulu tentang produknya.

  1. Terimakasih, Tolong, Maaf. 3 Kata ini ciri khas Customer Service yang handal! Misalnya… “Terimakasih ya mba sudah order barangnya di kami. Semoga bermanfaat untuk mbak dan keluarga.. :)” “Oh iya mas, bisa tolong kirim alamat lengkapnya?” “Maaf bu, nanti kalau sudah transfer kabari ya… :)”
  2. Sebut Nama Customer. Menyebutkan nama pelanggan saat komunikasi langsung sangat membangun kedekatan. Sebutlah nama pelanggan anda sesering mungkin. Misalnya… “Mbak Dina, Kapan ada rencana main ke Yogya?” “Mbak Dina nanti kalau ada yang bisa saya bantu kabari ya..” “Makasih banyak ya Mbak Dina..”
  3. Pujian Itu Baik. Coba anda bayangkan, kalau ada yang bilang “Wah, Bapak hebat ya..”. Sadar atau tidak, biarpun kita tidak “gila pujian” hati ini senang jika dipuji. Begitu juga dengan reseller atau cutomer Anda. Cobalah beri apresiasi kepada mereka: “Wah, agan jurusan kuliahnya nya keren banget..” “Mas hebat.. baru gabung jadi reseller sehari udah deal 5.” “Mas sangat betul..” “Benar itu Pak..” Dsb.
  4. Menyerah? “Saya udah praktekin semua teknik closing dari pembahasan artikel ini. Kenapa masih sulit?” Wah, jangan nyerah dulu gan, coba perhatikan fakta dari Dr. Herb: 46% penjual menyerah saat gagal closing pertama kali, 24% penjual mencoba untuk kedua kali, 14% penjual mencoba untuk ketiga kali, 12% menyerah saat menawarkan keempat kali Padahal… 60% closing terjadi setelah percobaan kelima. Nah, kebanyakan orang berhasil closing setelah percobaan ke-5. Artinya, jangan menyerah! Coba terus.. coba terus… coba terus…!
  5. Perlakukan sebagai teman, lalu tembak untuk beli. Ini adalah rumus yang sangat natural. Jika ada menyapa, jangan menjawab terlalu formal. Ajak ngobrol dengan bahasa sehari-hari. Ajak bercanda, beri komentar positif untuk setiap chat yang dia lakukan. Nah, kalau sudah bisa ngobrol seperti teman (chat nya balas2an terus) tanpa si customer “jaga image” atau “jaga jarak” inilah saat yang tepat untuk menembak: “Jadi mau order yang mana nih mbak? Yang biru aja bagus mbak!” “Oke lah.. biru!” Nah, closing deh 🙂
  6. Praktek yang sesering mungkin. Tidak usah ada penjelasan untuk ini. Praktek itu wajib!

Pergi Ke Pusat Belanja Grosir

Beberapa kota besar di Indonesia biasanya memiliki pusat belanja grosir yang menjual berbagai produk termasuk tas. Bagi anda yang tinggal di Jakarta, anda bisa mengunjungi ITC Mangga Dua, pasar Tanah Abang, pasar Senen, dan lain-lain. Sedangkan di Bandung, tas grosir untuk bisnis dropship bisa anda temukan di pasar Baru, pasar Andir, dan pasar Kota Kembang. Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia juga tidak ketinggalan. Kebanyakan orang yang berbelanja di pusat belanja murah Surabaya datang dari pulau Bali. Mereka sengaja datang ke kota ini untuk mencari produk untuk di jual kembali.

Bergabung Dengan Anemone

Kabar gembiranya adalah, anda bisa bergabung dengan Anemone tanpa harus menyimpna deposit atau membeli dengan jumlah tertentu. Begitu anda mendaftar menjadi dropshipper mereka, anda langsung bisa mendapatkan harga tas yang lebih murah dari harga normal. Siapakah Anemone ini? Mereka adalah perusahaan supplier tas tangan pertama yang menawarkan harga termurah. Pengalaman mereka dalam hal dropship tidak perlu diragukan lagi. Untuk pendaftaran, bisa menghubungi nomor dibawah ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*